Kamis, 22 April 2010
Hmmm, Ku Temukan ia...
Ketika ku menatap tajam di pesona matanya, kurasakan detak jantungku yang seperti mengatakan, aku sudah menemukan pengganti ia yang terdahulu.. Tersiratpun keadaan yang mengharuskan ku menatapnya selalu, menatap gerakan bibirnya seakan-akan dunia mengatakan bahwa kau adalah miliknya.. Tapi tak mau meluapkan kebahagiaan yang selalu menyanjung atas nama cinta, ku takut terluka, terluka akan pahitnya ia, terluka akan begitu sangat mencintai jika suatu saat terpisah darinya.. Hitam di atas putih pun kutorehkan tinta hati yang terbelenggu pahitnya masa lalu, berharap dengannya kan lbh baik.. akankah semua harapan kan mengubah ego ku tuk meruntuhkan dinding hatinya.. Yah, bahagianya tersambut dengan senyuman yang meruntuhkan jiwa ragaku, jiwa raga yang hanya berfikir kan sampai kapan relung hati ini kan terganti.. Sambutlah aku, sambutlah aku bahagia...
Rabu, 21 April 2010
Kebimbangan
Entah apa yang kurasa hari ini, bimbang itu mungkin yang kurasa sekarang... menyedihkan bagiku karena semua tak sesuai harapanku, harus kemana ku berpijak kaki ini yang telah lelah melangkah. satu harapan yang kurasa melambung tinggi, terpental jauh ke dalam asaku yang kosong... Semua salahku, semua akibatku yang tak dapat menahan diri, semua karena aku yang terlalu mengkedepankan egoku sekeras batu... sudah begini, ku tak bisa menahan isak tangis yang meluap-luap.. Oh Tuhan, cobaan apa lagi yang kau berikan untukku agar ku lebih kuat dalam menjalani hidup yang kupikir ini sudah terlalu berat kujalani.. Senyumku pun kini pahit kurasa, yang ada hanya kemunafikan belaka terkuak akan segalanya... Yah semua memang tidak pernah kuduga akan menjadi seperti ini, akhir yang terluka kini kurasa.. Tapi aku tidak akan menyerah semudah itu, bahwa kehidupan telah mengajarkanku banyak hal.. Mengajarkan bagaimana cara ku berjalan, mengajarkanku bagaimana cara berfikir, mengajarkanku bagaimana harus bertindak dan mengajarkanku bagaimana ku berpijak pada kebenaran. Yah, kuhanya ingin berjalan pada hatiku yang mengatakan ku harus berjalan, semua terkendali oleh waktu kini.. akhirnya semua kan kembali seperti biasa pun, ku kan coba menghindar seperti yang telah terjadi sebelumnya.. Membiasakan diri kini ku pelajari, meskipun terkadang berat rasa yang kujalani aku mengatakan aku tak sanggup Ya Tuhan.. Karena Jalan yang kita tempuh yang kan menentukan segalanya.
Langganan:
Postingan (Atom)
